Tips Rawat Motor Antik Agar Awet

Mempunyai motor antik memang menjadi kebanggaan tersendiri untuk kolektor, bukan hanya menambah kepercayaan diri namun menjadikan pemilik menjadi semakin bergaya. Hal ini disebabkan motor klasik atau antik bukan menjadi barang yang mudah diperoleh. Untuk memperolehnya memerlukan perjuangan yang keras. Belum lagi perawatan dengan umurnya yang tua, sudah pasti lebih sulit. Apalagi jika terdapat beberapa komponen. Merawat motor ini harus dilakukan dengan berkala meliputi bagian mesin dan bodynya hingga ban atau oli. Biasanya, penggemar motor ini menggunakan kendaraan koleksinya hanya untuk senang-senang dan tidak digunakan sehari-hari.

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk merawat motor ini agar tetap awet. Pertama, ganti oli dengan rutin. Sama seperti kendaraan yang lain, motor ini juga memerlukan pelumas yang harus Anda ganti dengan rutin setidaknya sebulan sekali, meskipun motor jarang Anda pergunakan. Hal ini dilakukan agar kualitas motor dan mesin bisa terjaga dengan baik, mengingat jika sudah mengalami kerusakan pada mesin pasti akan sulit mencari pengganti.

Kedua, gunakan bahan bakar yang memiliki oktan tinggi. mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa motor antik malah menggunakan bahan dengan oktan tinggi? walaupun mesin di dalamnya tergolong tua, namun motor diharuskan meminum bahan yang memiliki oktan tinggi, hal ini disebabkan, dengan menggunakan jenis oktan tinggi contohnya seperti pertamax, setidaknya kualitas mesin bisa tetap terawat baik. jadi, untuk Anda pemilik motor ini yang masih menggunakan BBM premium, lebih baik Anda berganti dengan jenis lain atau jenis yang lebih tinggi untuk menjaga kualitas mesin Anda.

Baca Juga:Modifikasi Motor Unik Dan Klasik Honda C70

Ketiga, gunakan spare part asli. Bila mengalami kerusakan di salah satu bagian motor, lebih baik Anda cepat-cepat mengganti spare part asli yang berasal dari pabrikan. Secara kualitas, spare part asli lebih terjamin, dengan menggunakannya, kendaraan Anda akan tampil secara maksimal dan lebih menghemat pengeluaran Anda. Bila Anda menggunakan spare part palsu, biasanya akan mudah rusak kembali dan Anda harus mengeluarkan biaya banyak untuk menggantinya.

Ada juga perawatan motor antik yang lainnya, seperti:

  1. Ban. Pada permukaan. Ban sepeda mungkin bisa terlihat baik, namun karena umurnya terbilang tua, ban harus tetap Anda cek, salah satu masalah yang sering muncul di bank adalah cengkeraman yang kurang kuat di jalanan basah.
  2. Kemudi, bila kemudi tidak bisa bergerak dengan mulus, Anda harus mengganti bearing lama dengan bearing baru. Bearing harus diganti 5 tahun sekali,
  3. Garpu depan dan setang. Dua komponen ini harus selalu dalam keadaan yang prima serta bisa terhubung dengan baik. beri pelumas secara berkala. Untuk sepeda motor tua, Anda harus berkonsultasi dengan mekanik, mereka akan membersihkan serta melumasinya dengan baik. Pelumasan dilakukan 2 tahun sekali.

 

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *