Ternyata Lambreta Bukan Motor Vespa?

Ternyata Lambreta Bukan Motor Vespa?

Siapa yang tidak kenal dengan motor vespa? Jika Anda seorang scootermania, sudah pasti tidak asing lagi dengan nama vespa. Motor yang masih menjadi idola kaum tua bahkan anak muda ini diproduksi oleh perusahaan yang berasal dari Italia. Perusahaan ini bernama Piagio, didirikan di Kota Genoa pada tahun 1884 yang melewati perjalan panjang hingga sampai saat ini. Sebenarnya, perusahaan otomotif yang memproduksi scooter tidak hanya Piaggio dengan motor vespanya saja. Masih banyak produk-produk scooter lain seperti Lambreta, Bajaj dan lain-lain. Namun, kebanyakan orang seringkali menyebut semua scooter itu vespa.

Ternyata Lambreta Bukan Motor Vespa?

 

Nah, orang yang masih terbilang awam juga seringkali menyebut Lambretta itu bagian dari vespa. Padahal jenis scooter ini berdiri terpisah dari Vespa. Dengan model dan tampilan yang hampir mirip, orang menganggapnya salah satu varian dari Vespa. Lambretta sendiri hadir pada sekitar tahun 1922, yang diciptakan oleh Ferdinando Innocenti yang awalnya membangun pabrik baja di kota Roma, Italia. Pada tahun 1931 ia mulai mengembangkan bisnisnya ke kota Milan dengan membuat pabrik tabung baja yang lebih besar dan mempekerjakan orang hingga mencapai sekitar 6.000 orang.

Dengan terjadinya Perang Dunia ke dua, pabrik baja tersebut tidak terhindar dari dampak buruknya terkena Bom dan hancur. Namun, dengan kecerdikannya melihat peluang bisnis, Innocenti berinovasi membuat alat transportasi berupa scooter Lambretta yang mampu bersaing dari segi biaya dan ketahanan fisiknya. Pengambilan nama Lambretta diambil dari kata Lambrate yang merupakan sebuah daerah di Kota Milan. Model pertama Lambretta hadir pada tahun 1947 setahun setelah Piaggio meluncurkan motor Vespanya. Dengan pilihan kursi pembonceng untuk penumpang belakang dan sebuah rak untuk menyimpan barang membuat Lambretta menjadi tampil menarik.

Seiring waktu berjalan, Lambretta mulai diproduksi di luar negara Italia dengan lisensi penuh. Hal ini dikarenakan permintaan motor scooter Lambretta mulai digemari. Seperti di negara Spanyol, Argentina, Brazil, Chili, India dan lain-lain.

Pada sekitar tahun 1960an, pertumbuhan ekonomi masyarakat Eropa Barat mulai meningkat dan mengalami kesejahteraan. Hal ini dimanfaatkan oleh para produsen mobil kecil untuk menjual produknya ke Eropa Barat. Masyarakat Eropa Barat pun lebih memilih membeli mobil karena dapat menampung banyak orang. Hal ini berdampak kepada permintaan terhadap motor terus mengalami penurunan dan sejak saat itu Lambretta mulai berjuang secara finansial. Dengan kesulitan finansial yang terus dirasakan, Lambreta akhirnya dijual ke perusahaan The British Leyland Motor Corporation (BLMC). Namun, perusaahn ini tidak bisa mengembangkan Lambretta dengan baik sehingga penjualannya terus mengalami penurunan secara tajam. Akhirnya, pada tahun 1972 Lambretta menutup usahanya.

Ketahui juga tentang informasi otomotif khusus nya dalam dunia motor. Simak selengkapnya di motoraja.com

Walaupun sudah lama tidak diproduksi lagi, tetapi scooter Lambretta ini masih dicari oleh para penggemar motor tua. Dengan terbatasnya jumlah Lambretta yang beredar sekarang, tidak heran jika harga motor ini cukup mahal.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *