Mengetahui 4 Penyebab Lampu Motor Bagian Depan Sering Rusak

Mengetahui 4 Penyebab Lampu Motor Bagian Depan Sering Rusak

Lampu depan merupakan bagian yang sangat penting saat mengemudi pada malam hari maupun siang hari bagi pengemudi. Lampu depan sendiri berguna untuk menerangi jalan dan memberikan informasi kepada kendaraan lain tentang keberadaan motor anda. Hal ini yang membuat sangat dianjurkan untuk menjaga kondisi lampu motor bagian depan agar terus nyala ketika berkendara. Berkendara pada siang hari juga memerlukan cahaya lampu karena telah ada aturan baru berkaitan tentang berkendara pada siang hari. Jika anda melanggar aturan ini, maka pak polisi secara tegas akan memberikan surat tilang.

Mengetahui 4 Penyebab Lampu Motor Bagian Depan Sering Rusak

Dalam pemilihan jenis dan kualitas lampu sangat penting untuk menjaga keselamatan anda saat berkendara. Jangan tergiur dengan tawaran harga murah, karena terkadang harga menggambarkan kualitas barang yang ditawarkan. Memang tidak selamanya harga murah memiliki kualitas dibawah rata-rata. Hanya saja lebih baik anda memikirkan keselamatan diri anda dengan memilih kualitas terbaik. Untuk itu berikut beberapa penyebab lampu motor anda sering putus secara tiba-tiba:

  • Overcharge, hal ini terjadi Karena pengisian arus listrik yang berlebihan ke aki, karena saat sepeda motor anda gas kemungkinan arus pengisian mencapai 11.000 yang seharusnya tidak boleh lebih dari 14,5 dan adapun tipe tertentu sampai 15,5. Oleh karena itu, jika pengisian lebih dari 15,5 maka itu akan terjadi overcharge yang berakibat aki akan terlebih dahulu terasa panas dan meledak.
  • Sistem AHO (Automatic Headlight On), untuk motor keluaran baru, sering dijumpai sistem ini yaitu sistem lampu depan tidak menggunakan saklar On/Off, lampu akan selalu menyala saat motor anda hidupkan. Akibatnya lampu motor akan cepat rusak dan memiliki usia lampu yang cepat berkurang. Untuk solusinya cukup memasang saklar on/off pada jalus lampu utama tapi yang harus diingat adalah pada saat memutuskan kabel itu harus kabel massa bukan kabel arus. Karena jika anda salah memutuskan kabel dapat berakibat pada kabel akan terasa lebih panas dan cepat rusak. Jika anda tidak ingin memasang saklar on/off, bisa menggunakan cara alternatif yaitu cukup mengatur nyala lampu seperti saat siang hari gunakan lampu jarak jauh sedangkan malam hari menggunakan lampu jarak dekat.
  • Lampu Terkena air, hal yang membuat air sering masuk kedalam reflector adalah ketika reflector berlubang atau rusak, bukan original, dudukan lampu tidak ada karet pelindung dan lainnya. Untuk lampu yang putus karena ar akan berwarna kehijau-hijauan,  beda halnya dengan putus karena sudah waktunya atau terjadi hubungan arus pendek, lampu akan berwarna kehitaman.
  • Menggunakan produk non Original,  memang lampu asli dari pabrikan terkesan membosankan dengan tampilan warna yang selalu monoton seperti itu. Alhasil banyak yang bepikir untuk berganti menggunakan lampu variasi. Namun, sebelum anda berganti lampu harus dicermati seperti berapa ukuran watt lampu tersebut dan gunakan lampu sesuai standar, jangan memaksa menggunakan lampu dengan watt berlebihan.

Nah, itu tadi 4 penyebab lampu motor bagian depan yang sering rusak. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi penambah referensi bagi anda berkaitan tentang dunia otomotif.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *