Mengenali Kondisi Busi

Menurut Wikipedia busi adalah suatu suku cadang yang dipasang pada mesin pembakaran dalam dengan ujung electroda  pada ruang bakar. Fungsinya adalah untuk memercikan bunga api diruang bakar. Dari suku cadang ini juga bisa diketahui bagaimana kondisi sistem pembakaran kendaraan anda. Suku cadang ini sering kali menjadi masalah yang sangat sering dialami oleh pengguna kendaraan bermotor.  Anda tentu saja tidak inginkan perjalanan terganggu gara – gara ini. Untuk itu ada baiknya anda mengenali kondisi busi kendaraan anda untuk kenyamanan anda berkendaraan.

  • Normal

Kondisinya biasanya warnanya biasanya coklat keabuan dan penggunaan elektroda sedikit. Panasnya masih sesuai dengan  mesin.

Rekomendasinya adalah saat busi baru dipasang,ganti dengan panas yang sama.

  • Carbon Deposits

Kondisi busi cenderung kering menunjukan pengapian lemah. Penyebabnya misfiring dan hard start.

Rekomendasi adalah pastikan stekernya memiliki panas yang sesuai. Periksa filter udara mungkin tersumbat atau ada masalah dengan sistem bahan bakar atau sistem manajemen mesin. Periksa juga sistem pengapian.

  • Worn/ Usang

Konidisinya eletroda bulat dengan terjadi sejumlah ledakan. Penyebabnya cuaca dingin atau lembab dan kondisi bahan bakar yang tidak baik.

Rekomendasinya adalah ganti dengan yang baru karena sudah terlalu lama tertinggal dalam  mesin. Ganti dengan  tipe yang panasnya sama.

  • Ash Deposits

Kondisinya biasanya eletroda berwana coklat muda pada bagian sisi atau tengah.  Penyebabnya berasal dari aditif minyak dan atau bahan bakar. Karena jumlahnya berlebihan menyebabkan keraguan dan tidak sempurnanya akselerasi.

Rekomendasinya adalah ganti seals untuk mencegah rembesan minyak ke ruang bakar. Dan akan lebih baik jiga mengganti jenis bensin.

  • Oil Deposits

Kondisinya berminyak akibat pengontrolan minyak yang buruk. Minyak bocor melewati katup atau cincin piston ke dalam ruang bakar. Hal ini menyebabkan sulit dihidupkan dan misfiring.

Rekomendasinya adalah perbaiki kondisi mekanis dan ganti busi baru.

  • Gap Bridging

Kondisinya kelebihan pembakaran diantara elektroda menyebabkan sampah berat menumpuk. Hal ini menyebabkan steker berhenti menyala dan menyebabkan silinder mati.

Rekomendasinya adalah temukan steker yang salah dan perbaiki.

  • Too Hot

Kondisinya biasanya isolator putih, elektroda tererosi. Hal ini menyebabkan umur busi menjadi lebih pendek.

Rekomendsinya adalah periksalah panas steker,campuran bahan bakar,kebocoran vakum,katup tempel dan mesin yang tidak memadai.

  • Pre-ignition

Kondisinya biasanya elektroda meleleh. Isolator  berwana putih tapi mungkin karena kotoran yang ada diruang bakar. Hal ini akan menyebabkan kerusakan mesin.

Rekomendasinya adalah periksa panas steker,campuran bahan bakar,pendinginan mesin yang kurang dan pelumasan yang kurang.

  • Detonation

Kondisinya adalah isolator retak atau terkelupas.  Hal ini bisa mengakibatkan kerusakan piston.

Rekomendasinya adalah pastikan bahan bakar anti-knock valve memenuhi persyaratan mesin.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *