Manfaat Menyalakan Lampu Motor di Siang Hari

menyalakan lampu motor

Daytime Running Lights (DRL) atau Menyalakan lampu motor di siang hari bagi kendaraan roda dua, merupakan peraturan yang dianggap aneh bagi sebagian besar pengguna jalan raya. Banyak dari mereka yang komplain dengan peraturan tersebut. Aturan ini masuk dalam Undang-undang no. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Oleh karena itu menyalakan lampu pada motor di siang hari menjadi kewajiban saat ini.

Penetapan peraturan mengenai DRL tersebut dilakukan karena untuk menekan angka kecelakaan. Memang bagi pengguna sepeda motor, DRL tidak begitu terasa manfaatnya, bahkan lebih dianggap sebagai peraturan yang dibuat-buat. Namun bagi pengemudi roda empat akan sangat bermanfaat. Penjelasannya sebagai berikut:

  1. Dengan menyalakan lampu utama bagi pengendara sepeda motor di siang hari, akan sangat bermanfaat bagi pengemudi mobil. Karena nyala lampu dapat membantu supir untuk mengetahui keberadaan kendaraan lain di belakangnya melalui kaca spion.
  2. Bagi supir mobil atau kendaraan besar lainnya akan mengetahui keberadaan sepeda motor dari jarak jauh yang ada di depannya.

Meskipun demikian, banyak pengendara motor yang tidak mengerti alasan diberlakukannya peraturan ini. Protes tentang aturan menyalakan lampu di siang hari datang lebih banyak dari pengguna kendaraan roda dua. Alasannya beragam, diantaranya pemborosan terhadap accu, silau, dan aturan tidak masuk akal. Apabila dipikir secara logika, bagi pengendara sepeda motor, ketentuan ini terkesan mengada-ada. Namun peraturan ini dibuat dengan sebab yang jelas.

Dengan adanya peraturan tersebut, terbukti sangat efektif dalam mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Ditlantas Polda Metro jaya mengatakan bahwa peraturan menyalakan lampu motor di siang hari mampu mengurangi angka kecelakaan sampai 20 persen dalam kurun waktu dua bulan. Peraturan ini mampu menurunkan tingkat kecelakaan hingga 50 persen. Tidak hanya di Indonesia, aturan ini juga berlaku di luar negeri seperti:

  1. Di Norwegia, mampu menurunkan angka kecelakaan sekitar 10 persen.
  2. Di Denmark, dalam kurun waktu 15 bukan secara umum peraturan DRL efektif menurunkan angka kecelakaan 7 persen dan 35 persen untuk kecelakaan belok kiri.
  3. DI Malaysia, Thailand, dan Amerika, aturan DRL mampu mengurangi angka kecelakaan hingga 30 persen sejak ditetapkannya peraturan tersebut.

Pro kontra memang selalu terjadi disetiap peraturan yang dibuat, termasuk aturan mengenai menyalakan lampu motor di siang hari. Namun peraturan tetap peraturan yang dibuat wajib ditaati sebagai masyarakat pengguna jalan raya, karena setiap aturan pasti ada alasan dan pembuktian terlebih dahulu, sebelum ditetapkan. Sebagai warga negara yang baik hendaknya lebih mendukung dan menaati segala peraturan yang telah ditetapkan, baik peraturan di jalan raya ataupun peraturan dalam bermasyarakat lainnya.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *