Kompresor Bensin, Kelebihan Serta Kisaran Harganya Dipasaran

Harga Kompresor

Pernahkah Anda melihat seorang tukang tambal ban mengisi angin menggunakan sebuah alat yang besar dan berisik ketika dinyalakan? Itulah yang dinamakan kompresor atau alat penyemprot angin untuk berbagai keperluan. Kompresor sendiri terdiri dari 2 jenis yang dibedakan dari sumber energinya yaitu kompresor bensin dan kompresor listrik. Untuk yang Anda lihat dan berisik di tukang tambal ban tersebut adalah jenis dari kompresor dengan bensin sebagai bahan bakarnya.

Karena tidak memiliki tombol seperti pada kompresor listrik, kompresor dengan bahan bakar bensin menggunakan daya tarik sebagai pemacunya. Para tambal ban akan menarik roda kompresor menggunakan seutas tali untuk membuat kompresor tersebut bekerja berputar menghasilkan angin yang nantinya digunakan sebagai pengisi ban kendaraan Anda. Antara 2 jenis kompresor tersebut, ada kelebihan dan kekurangan tersendiri antara masing-masing kompresor yang bisa Anda perbandingkan.

Kompresor Bensin

Berikut ini adalah kelebihan yang dimiliki oleh kompresor dengan bahan bakar bensin dibandingkan dengan kompresor berdaya listrik:

1. Tetap bisa digunakan meski tidak ada aliran listrik.
2. Lebih hemat bahan bakar karena bensin lebih awet dan murah.
3. Lebih handal karena hanya memiliki mesin turbin untuk menghasilkan angin tanpa perangkat kelistrikan yang juga bisa rusak.
4. Harganya lebih terjangkau.
5. Lebih mudah diperbaiki ketika terjadi kerusakan.

Kompresor dengan bahan bakar bensin biasa digunakan untuk keperluan tambah angin baik untuk ban kendaraan roda dua, roda empat bahkan truck dan ban sepeda. Namun bukan itu saja kegunaan dari sebuah kompresor. Kompresor yang intinya menghasilkan angin ini juga bisa digunakan untuk menyemprotkan cat sehingga banyak dipakai juga oleh tukang cat untuk mengecat benda halus seperti besi atau permukaan kaca. Dengan kompresor kualitas hasil pengecatan akan terlihat lebih detail dan rapi dibandingkan dengan pengecatan menggunakan kuas ataupun rol.

Kompresor bensin lebih banyak dibeli di luaran karena harganya yang lebih terjangkau serta lebih mudah diperbaiki jika terjadi kerusakan dibandingkan dengan kompresor listrik. Adapun kisaran harganya sangat bergantung dengan kekuatan angin yang bisa dihasilkan. Kisaran harga kasarnya dipasaran dan di beberapa situs belanja online adalah sekitar Rp 2 juta hingga Rp 8 juta untuk tekanan angin yang lebih besar.

Meski terlihat mahal namun kompresor ini bisa digunakan sebagai modal usaha yang awet serta handal. Selain digunakan untuk bengkel dan pengecatan, tehnik menghasilkan angin dari kompresor juga bisa digunakan untuk membersihkan perabotan atau benda-benda lainnya yang mudah terhalau menggunakan angin. Contoh jenis pekerjaan yang juga menggunakan tehnik sama seperti kompresor adalah pada pengerjaan pembersihan ruang kerja, mobil, serta pembersihan perangkat keras mesin-mesin industri.

Bagi Anda yang tertarik membeli sebuah kompresor bensin untuk membuka usaha di rumah, pilihlah sebuah kompresor yang diproduksi oleh produsen mesin ternama. Dengan memilih produk dari produsen ternama setidaknya sudah ada jaminan kehandalan dari kompresor tersebut dibandingkan kompresor yang dibuat oleh pabrikan baru atau merk baru. Merk lama dan terpercaya umumnya juga sudah memiliki tempat yang bisa digunakan untuk menservice kompresor jika terjadi kerusakan.

Kelebihan lainnya adalah ketersediaan sparepart yang lebih mudah dicari dibandingkan jika Anda membeli kompresor dengan merk yang belum lama beredar. Sebaiknya membeli kompresor secara langsung di toko konvensional agar kompresor bisa dicek langsung dan menghemat ongkos kirim mengingat berat kompresor sangat banyak dan berdimensi yang cukup luas.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *