Jenis-jenis Oli Mesin yang Baik untuk Motor

Jenis-jenis Oli Mesin yang Baik untuk Motor

Oli mesin merupakan salah satu komponen yang sering dilupakan oleh pengguna motor. Padahal jika kita tau, fungsi oli dalam mesin sangatlah vital. Untuk itu, sangat disarankan untuk Anda para pemilik motor, hendaknya secara rutin mengganti oli motor Anda sehingga mesin motor Anda pun akan lebih panjang umur.

Jenis-jenis Oli Mesin yang Baik untuk Motor

Dalam memilih oli mesin untuk motor sobat, hendaknya disesuaikan dengan karakteristik mesin. Nah, ketika kita membeli oli,  biasanya akan tercantum SAE 10w-40, SAE 152- 50 dan seterusnya. Nah, perlu diketahui nih sob. Oli untuk motor itu memiliki beberapa jenis. Jika dilihat dari bahan bakunya, oli dibagi menjadi 4 bagian yaitu:

  • Oli mineral yakni oli yang bahan dasarnya dibuat dan diproses melalui penyulingan bahan mineral.
  • Oli vegetabel yaitu oli yang didapatkan dari bahan-bahan tumbuha seperti minyak dari tumbuhan arak. Oli ini sifatnya pelumas yang sangat baik, sehingga oli jenis ini sering digunakan untuk racing.
  • Oli syntetic yaitu merupakan oli yang dibuat dari bahan dasar produk petroleum contohnya yaitu seperti ettylene, yang kemudian berikutnya diproses secara kimiawi sehingga ini bisa  menghasilkan viskositas yang tentunya lebih stabil dan sesuai dengan karakteristis dari masing-masing.
  • Oli semi syntetic ini sebagai oli dari paduan oli mineral dengan oli syntetic dan pastinya ini menghasilkan kemampuan untuk pelumas yang baik dengan harga yang lebih murah dari oli syntetic.

Nah, itulah jenis oli mesin jika dilihat dari bahannya. Lalu jika dilihat dari kekentalnnya oli juga dibedakan menjadi beberapa macam. Kekentalan oli biasanya disebut dengan istilah SAE dimana satuan ini untuk membedakan kelas suatu mesin berdasarkan tingkat sifat dan kekentalannya. Terdapat istilah SAE rendah, hal ini menunjukkan bahwa tingkat kekentalan oli yang rendah atau sering disebut encer.

Perlu sobat ketahui juga nih, bahwasannya arti sesungguhnya dari kode SAE pada kemasan oli motor bukanlah sekedar mengenai encer ataupun kentalnya. Tetapi juga lebih berkaitan dengan kamampuan oli motor sobat beradaptasi dalam suhu rendah ataupun dingin. Misalnya, sobat membeli oli dengan kode SAE 20w- 50 aatau 10w – 40, maka makna sebenarnya dibalik kode tersebut yaitu jika suatu oli motor tersebut memiliki kemampuan dan distarter pada suhu -10’ C dan dialirkan pada mesin motor hingga suhu -20’ C dan memiliki kekentalan minimum tertentu pada suhu 150 ‘C.

Selanjutnya oli mesin yang menggunakan SAE 10W – 40 mempunyai kemampuan tingkat beku yang cukup besar yaitu -30’ C dan juga memiliki tingkat didih hingga 150 ‘ C. Sedangkan untuk oli motor dengan kode 15W – 50 ini merupakan oli yang memiliki kemampuan tingkat beku hingga -25’C dan memiliki kemampuan tingkat didih hingga 150’C. Nah, setidaknya begitu sob. Sekarang sudah lebih tau kan tentang oli mesin untuk motor sobat?

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *