Jenis-Jenis Dinamo Motor Kendaraan Listrik

Salah satu komponen penting kendaraan listrik adalah dynamo. Berdasarkan sumber arus listrik yang dibutuhkan dynamo motor kendaraan listrik dapat dibedakan menjadi dua yaitu: motor AC dan DC. Sedangkan berdasarkan konstruksinya dibagi 2, yaitu: motor yang menggunakan permanen magnet dan yang tanpa permanen magnet. Lebih jelasnya simak pembahasannya berikut ini.

Motor AC

Dinamo kendaraan listrik jenis motor Ac dapat dibedakan menjadi dua,yaitu:

  • Motor AC Induksi

Motor ini menggunakan tegangan listrik bolak balik sebagai sumber energinya. motor jenis ini tidak menggunakan magnet permanen, namun menggunakan bahan induksi berupa besi lunak atau besi khusus untuk menyalurkan gaya induksi menjadi gerak.

Dilihat dari sisi teknologi motor jenis ini adalah yang paling bagus. Bahkan mobil listrik yang popular menggunakan motor AC induksi.

  • Motor Permanen Magnet AC (PMAC)

Motor PMAC tidak begitu berbeda dengan motor AC induksi, perbedaannya pada penyalur induksi yang digantikan oleh susunan magnet permanen. Motor jenis ini disebut juga synchronous AC, dimana gerakan rotor yang berputarnya disebabkan oleh singkronisais antara phase dengan listrik AC yang lewat

Kelebihan motor AC induksi adalah: perputarannya maksimum jauh lebih tinggi dengan rentan rpm yang jauh. selain itu efisiensinya tinggi dan power weight rationya tinggo mampu support daya sampai >100 KW.

Sayangnya harga motor AC masih terbilang mahal dan kontroller yang digunakan harus lebih support. selain itu menggunakan dinamo motor ini membutuhkan baterai yang banyak dan karena bekerja di putaran tinggi, akibatnya tidak memiliki torsi yang kuat pada saat berada pada puraran rendah.

Motor DC

Dinamo kendaraan listrik jenis motor DC dibedakan menjadi dua, yaitu:

Baca Juga: JENIS-JENIS DINAMO MOTOR

  • Motor Permanen Magnet DC (PMDC)

Motor DC yang menggunakan magnet permanen dibedakan menjadi dua yaitu:

  • Menggunakan sikat (Brushed DC), konsep motor ini sangat sederhana yaitu hanya terdiri dari kumparan yang memiliki peran sebagai rotor dan magnet permanen berperan sebagai stator.
  • Tanpa menggunakan sikat (Brushless DC)

motor ini sering digunakan oleh kendaraan listrik di kelas kecepatan menengah. Motor ini tidak menggunakan brush atau sikat. Pada jenis motor ini magnet permanen yang berperan sebaga rotor. motor ini perlu menggunakan controller agar bisa berputar, karena memerlukan pengolahan data yang diberikan oleh hall sensor.

  • Motor Series Wound DC/ AC

Motor seri wound adalah jenis motor yang tidak menggunakan magnet permanen. Pada dasarnya prinspi kerjanya sama dengan sistem pada permanen magnet DC, perbedaannya peran magnet permanen diganti oleh kumparan listik.

Jenis motor ini juga menggunakan sikat dan memiliki korsi, top speed yang bagus.

Kelebihan motor DC adalah desainnya sederhana dan bisa digunakan pada tegangan yang rendah. Selain itu jenis dinamo motor ini torsinya bagus dan lebih mudah perawatan dan perbaikan jika terjadi kerusakan.  Namunsayangnya bagian sikat/ brus membutuhkan perawatan khusus dan top speednya terbatas.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *