Home Tips dan Trik Fungsi Spare Part

Fungsi Spare Part

by Rhonda Olson
Fungsi Spare Part

Spare Part merupakan suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan punya fungsi tertentu. Setiap spare part mempunyai fungsi sendiri dan bisa terkait ataupun terpisah dengan spare part yang lainnya. Contohnya, strating motor akan terpisah fungsi kerjanya dengan alternator, sekalipun secara tidak langsung juga ada hubungannya. Alternator berfungsi untuk penghasil listrik untuk mengisi aki, sedangkan strating motor berfungsi untuk menghidupkan engine dengan menggunakan listrik dari aki.

Fungsi Spare Part

Spare Part umumnya di bagi menjadi dua, yaitu :

  1. Spare Part baru, ini merupakan komponen yang masih baru dan belum pernah di pakai sama sekali kecuali pengetesan.
  2. Spart Part bekas, adalah komponen yang pernah di pakai untuk periode tertentu dengan ketentuan kondisi sebagai berikut :
  1. Masih layak pakai, secara teknis yang termasuk layak pakai yaitu komponene tersebut masih bisa digunakan dan mempunyai umur pakai.
  2. Tidak layak pakai, secara teknis yang termasuk dalam tidak layak pakai adalah komponen tersebut sudah tidak bisa di pakai walupun sudah di perbaiki.

Pada kenyataannya pada saat di lapangan banyak yang masih menggunakan spare part dengan apa adanya.

Spart Part mempunyai fungsi masing – masing, berikut adalah beberapa fungsi dari spare part :

  • Ban

Ban merupakan komponen penting dari motor. Karena ban merupakan titik tumpu motor. Apabila tidak ada ban tentu saja motor tidak akan bisa jalan. Pada pasaran ban dibagi menjadi dua jenis yaitu, ban biasa yang membutuhkan ban dalam dan ban tubles. Jika Anda membeli ban dengan kualitas terbaik dan memiliki masa pemakaian selama 1-2 tahun, sebaiknya jika memang sudah melewati masa tersebut segera mengganti dengan ban yang baru. Jika dipertahankan dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Dan jika ban sudah sering bocor sebaiknya segera mengganti dengan yang baru.

  • Aki Motor

Aki juga merupakan komponen yang penting pada motor dan harus diperhatikan. Usahakan selalu memeriksa aki secara berkala, karena fungsi aki sebagai penyalur daya untuk menghidupkan motor dan sebagai penyedia tenaga cadangan untuk keperluan mesin dan aksesoris kelistrikan pada motor.

  • Oli

Oli juga komponen penting pada motor karena oli berfungsi sebagai pelumas pada mesin. Jika oli pelumas sudah tidak layak pakai tentunya akan merusak mesin apalagi jika motor tersebut digunakan untuk perjalanan jauh. Mesin akan rusak dan macet serta dapat berpengaruh pada komponen lain. Maka usahakan ganti oli minimal 1 bulan sekali.

  • Kampas rem dan tali rem

Rem merupakan hal paling penting dalam berkendara baik dengan motor maupun mobil. Fungsi rem untuk mengendalikan laju kendaraan, jika motor tidak dilengkapi dengan rem pasti telah terjadi banyak kecelakaan. Maka dari itu selalu perhatikan kampas rem dan tali rem. Untuk pengguna rem cakram sebaiknya sering-seringlah melakukan perawatan atau dibawa ke tempat service.

  • Lampu

Sekarang lampu sudah menjadi komponen penting dalam berkendara. Karena sekarang sudah ada peraturan untuk selalu menyalakan lampu ketika berkendara meskipun siang hari. Lampu juga berhubungan dengan aki, apabila lampu terang berarti aki dalam keadaan optimal.

  • Rantai

Untuk yang memiliki motor rantai merupakan komponen penting. Jika rantai tidak ada roda tidak bisa berputar. Maka dari itu periksa rantai motor Anda setiap hari untuk menghindari apabila putus di tengah jalan.

  • Busi

Sama halnya dengan ban, rantai dan aki. Tanpa busa motor tidak bisa digunakan. Busi berfungsi sebagai pemantik api sehingga dengan adanya busi dapat melakukan pembakaran bahan bakar dan motor dapat dijalankan. Sebaiknya sediakan busi cadangan apabila terjadi masalah di tengah jalan.

  • Kaburator

Kaburator harus tetap bersih supaya membuat transmisi bahan bakar menjadi lancar. Pengecekan kaburator biasanya dilakukan ketika melakukan service besar maupun service kecil.

  • Tali gas

Komponen ini juga merupakan  bagian terpenting, apabila tali gas macet atau putus ketika perjalanan dapat merepotkan dan akan membahayakan karena hal tersebut dapat membuat mesin menjadi tidak terkendali. Tali gas harus dirawat secara teratur supaya kita tahu masih bagus atau tidak tali gas tersebut. Jika ketika menarik gas terasa macet atau tidak lancar lebih baik segera menggantinya dengan yang baru, karena itu tanda-tanda kerusakan tali gas.

Nah, diatas sudah di jelaskan mengenai pengertian spare part, fungsi serta jenisnya. Jadi jika spare part anda sudah ada yang tidak layak pakai silahkan untuk ganti dengan yang baru.

Baca Juga:  Tips Saat Naik Motor untuk Pemula

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More