Home Perawatan Motor Begini Cara Mengetahui Infomasi Pajak Kendaraan Bermotor!

Begini Cara Mengetahui Infomasi Pajak Kendaraan Bermotor!

by Rhonda Olson

 

Bagaimana sih cara mengetahui info pajak kendaraan? Yuk simak penjelasan berikut ini!

 

Pajak adalah kontribusi masyarakat atau lembaga yang wajib kepada negara dan bersifat memaksa berdasarkan undang-undang. Salah satu penghasilan negara yang paling besar berasal dari pajak. Hasil pembayaran pajak ini dialokasikan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di negeri ini, seperti keamanan dan kemiskinan.

 

Jenis-jenis pajak di Indonesia ini dikelompokkan berdasarkan cara pemungutan, sifat, dan lembaga pemungutannya. Jenis pajak yang dikelompokkan berdasarkan cara pemungutannya terdiri dari pajak langsung dan pajak tidak langsung.

 

Pajak langsung adalah suatu pajak yang bebannya ditanggung sendiri oleh wajib pajak. Dengan kata lain, proses pembayaran ajak harus dilakukan sendiri oleh wajib pajak yang bersangkutan dan tidak bisa dialihkan kepada orang lain. Contoh pajak langsung di antaranya, Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

 

Sedangkan pajak tidak langsung adalah pajak yang bebannya dapat dialihkan kepada pihak lain. Mengapa demikian? Karena jenis pajak yang satu ini tidak memiliki surat ketetapan pajak. Hal ini berarti pengenaan pajak tidak dilakukan secara berkala, melainkan dikaitkan dengan tindakan perbuatan atas kejadian sehingga pembayaran pajak dapat diwakilkan kepada pihak lain. Contoh pajak tidak langsung, yaitu Pajak Pertambahan Nila (PPN), Pajak Bea Masuk, dan Pajak Ekspor.

 

Nah, yang akan dibahas kali ini adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pajak kendaraan bermotor adalah biaya yang dikenakan atas kepemilikan atau penguasaan kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor yang dimaksud ini adalah semua kendaraan beroda dua atau pun lebih, beserta gandengannya.

 

Setiap tahunnya, para pemilik kendaraan harus mengurus pajak kendaraan bermotor atau yang lebih dikenal dengan pajak STNK. Biasanya para pemilik kendaraan akan datang ke kantor Samsat terdekat. Di Samsat, mereka juga harus mengantri berjam-jam karena pengunjung Samsat terbilang selalu ramai setiap harinya dengan berbagai keperluannya masing-masing. Hal ini sebenarnya sangat tidak disukai oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, banyak pemilik kendaraan bermotor yang lebih memilih menggunakan jasa calo untuk membayar pajak kendaraan milik mereka.

Baca Juga:  Cara Mudah Bersihkan Knalpot Motor dengan Bahan yang Mudah Dicari

 

Namun, di zaman yang sudah canggih ini, Anda tidak perlu menggunakan jasa calo lagi untuk

membayar pajak kendaraan. Hal ini karena pemerintah telah meningkatkan pelayanan dengan mengeluarkan Samsat online.

 

Dengan adanya Samsat online, Anda bisa mengecek dan membayar pajak kendaraan bermotor secara online tanpa harus repot-repot datang dan mengantri di Samsat. Berikut ini cara bayar pajak kendaraan online.

 

Bagi Anda yang berdomisili di DKI Jakarta, Anda bisa langsung membuka situs resmi Samsat PKB Jakarta. Kemudian, masukkan nomor polisi kendaraan bermotormu di kolom Nopol B. lalu, masukkan nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) di kolom NIK. Selajutnya, klik tombol “proses”.

 

Setelah itu, akan keluar informasi mengenai kendaraan bermotor Anda. Mulai dari nama pemiliknya, masa berlaku STNK, biaya pajak kendaraannya, jatuh tempo pajak, serta status pajak, apakah masih berlaku atau tidak.

 

Dengan begitu, Anda bisa tau berapa total biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar pajak kendaraan bermotor tersebut. Selain itu, ketika Anda melakukan pembayaran, biasanya akan dikenakan biaya administrasi juga, yaitu sebesar Rp25.000.

 

Jika Anda sudah tahu berapa total biaya keseluruhan yang harus Anda bayarkan, Anda bisa langsung melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara online atau pergi ke ATM.

 

Nah, itulah cara mengecek pajak kendaraan bermotor serta membayar pajak kendaraan bermotor yang juga bisa dilakukan secara online. Bagaimana, cukup mudah, bukan?

 

 

Sumber gambar: satujam.com

 

Artikel Lainnya

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More