Beberapa kisah vespa modif

Vespa, skuter asal negara Italia yang kini telah 70 tahun memadati jalanan dunia dengan tampilan elegan dan menarik, masih mampu membuat para pengendara jatuh cinta dan orang-orang yang melihatnya melirik tanpa berkedip. Di negara kita, Indonesia, pecinta skuter pun menggunakan berbagai cara untuk bisa menikmati kehadiran skuter ini di halaman parkir. Salah satu cara ialah dengan membangun sendiri skuter sesuai dengan tampilan aslinya. Replika skuter Vespa membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan bagi mereka yang menggeluti bidang ini, harga tentunya tidak menjadi masalah. Berikut adalah beberapa kisah Vespa modif yang berhasil di kumpulkan penulis.

Vespa Super Sprint 90, yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1966, benar-benar merupakan barang koleksi yang perlu dimiliki oleh setiap pecinta skuter Vespa. Box dan spare wheel yang terletak di antara seat dan shield dan handlebars. Shield pada Vespa SS90 direduksi ukurannya, merupakan ciri khas dari skuter Vespa ini. Posisi spare wheel mirip dengan Vespa 50 yang diletakkan pada tempat kaki. Vespa modif ini oleh Andre dari Wolf Production pada Indonesian Vespa World Days (IVWD) 2016 meraih perhatian besar karena replika yang di buatnya dengan “handmade’. Besar biaya yang di butuhkan untuk mebangun replika tersebut berkisar pada angka 22 juta Rupiah. Berkat kerja sama dengan orang Bandung kata Andre, project tersebut berhasil rampung dan dipamerkan pada pameran IVWD pada bulan April lalu. Dengan body buatan tangan, dilapisi cat berwarna kuning cerah, skuter Vespa SS90 memang dengan mudah menarik perhatian bagi setiap orang yang melihatnya.

Baca Juga: VESPA ANTIK KONGO

Warna memang berpengaruh pada pandangan pertama, namun tidak mempengaruhi kemampuan jika kita tidak mengetahui ‘daleman’nya. Hal tersebut tidak saja belaku pada hubungan antar manusia namun juga dengan motor modifikasi. Vespa modif PX 200E milik Dawny Bayuamianto (@pubrocker) asal Jakarta. Dengan warna hitam yang misterius, Vespa PX 200E miliknya telah mengalami modifikasi ‘abis-abisan’. Menggunakan blok kit Malossi MHR 215 cc, karburator Mikuni TMX 32mm untuk mengimbangi dan pengapian yang menggunakan Vespatronic dan di sambungkan dengan knalpot SIP Evo, menjadikan Vespa PX 200E miliknya menjadi ‘gagah dan misterius’ di jalanan ibukota. Dan belum selesai sampai disitu, untuk menambah citra misterius, sporty namun lincah ketika menghantam aspal, ia pun menambahkan peredam kejut depan dan belakang Zelioni Black Edition dan pelek SIP tipe tubeless.

Lain cerita jika Harry P Sentosa dengan VBB seriesnya, yang bagi sebagian besar masyarakat pecinta skuter Vespa akan merestorasi body dan tampilan klasik, namun Hary tidak sependapat. Ia bahkan berani membongkar habis-habisan tampilan dan mesin dari skuter Vespa modifikasi ini. Selain body yang diganti cat dengan warna silver metalik, lalu kaki diganti dengan ring 10 lengkap dengan ban Hiedenau yang menggmodifikasian sparepart asli ring 8. Menggunakan BGM Pro untuk peredam kejut dan yang paling menarik adalah adanya disc brake Brembo 2 piston. Sungguh mantap. Untuk mesin, kapasitasnya menjadi 170 cc dengan karburator PWK Koso 30 mm dan dilengkapi dengan knalpot JL Curly Custom. Dengan ‘daleman’ seperti itu sudah bisa dipastikan vespa modif itu akan ‘ngacir’ di aspal.

Demikian beberapa kisah vespa modif yang berhasil dikumpulkan oleh penulis dalam artikel ini, semoga bermanfaat.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *