Home Auto Antisipasi Menghindari Rute Jam Ganjil Genap

Antisipasi Menghindari Rute Jam Ganjil Genap

by Caswitin
rute ganjil genap

Rute ganjil genap akan diperluas oleh pemerintah DKI Jakarta. Nantinya akan ada 25 ruas jalan yang kena aturan tersebut. Dari 25 ruas tersebut, terdapat 16 ruas jalan baru yang dikenakan pemberlakuan aturan rute ganjil genap pada jam tertentu. Jam berlakunya rute ganjil genap diterapkan pukul 06.00 sampai 10.00 WIB dan 16.00 sampai 21.00 WIB. Sedangkan, untuk harinya diberlakukan mulai Senin sampai Jumat, kecuali hari libur Nasional. Kendaraan dengan nomor pelat ganjil beroperasi pada tanggal ganjil, sedangkan kendaraan dengan nomor pelat genap beroperasi pada tanggal genap. Tuntunya rute jam ganjil genap Jakarta yang diperlakukan aturan jam ganjil genap yang sering dipadati kendaraan yang menyebabkan kemacetan.

Tidak semua kendaraan akan diperlakukan aturan ganjil genap. Beberapa mobil tidak terdampak penerapan sistem aturan ganjil genap. Salah satunya kendaraan yang membawa kaum difabel tidak berlaku rute ganjil genap. Selain itu, pemadam kebakaran, kendaraan yang mengangkut BBM dan BBG, angkutan umum, sepeda motor dan kendaraan yang gunakan mesin listrik. Untuk kendaraan angkut disabilitas memenuhi persyartan dengan cara mengajukan izin pada Dinas Perhubungan. Nantinya kendaraan tersebut akan ditempel stiker yang dilengkapi barcode yang akan terlihat data siapa disabilitas yang diangkut.

rute ganjil genap

rute ganjil genap

Berikut rute ganjil genap terbaru di Jakarta meliputi: Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan RS Fatmawati (mulai simpang Jalan Ketimun 1 sampai dengan simpang Jalan TB Simatupang), Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kyai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan Pramuka, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Raya, Jalan Senen Raya, Jalan Gunung Sahari (Segmen persimpangan terdekat sampai dengan pintu masuk Tol dan segmen pintu keluar Tol sampai dengan persimpangan terdekat). Rute ganjil genap juga tetap diberlakukan di ruas jalan yang semula sudah diterapkan kebijakan tersebut, yaitu Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Sebagian Jalan Jenderal S Parman (dari ujung simpang Jalan Tomang Raya sampai simpang Jalan KS Tubun), Jalan Gatot Subroto, Jalan Jenderal MT Haryono, Jalan HR Rasuna Said, Jalan DI Panjaitan, Jalan Jenderal Ahmad Yani (mulai simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai dengan simpang Jalan Bekasi Timur Raya).

Baca Juga:  Inilah Motor Custom Terbaik dan Terkenal di Dunia

Antisipasi Menghindari Rute Jam Ganjil Genap

Antisipasi rute ganjil genap bagi anda yang ingin mengetahui kondisi jalan, bisa memanfaatkan fitur aplikasi Google Maps yang ada di smartphone. Anda dapat memanfaatkan fitur khusus untuk roda empat, dengan memilih menentukan plat nomor yang anda gunakan saat ini, yaitu plat nomor ganjil atau genap. Bagi anda yang belum mengetahui cara mengaplikasikan Google Maps bisa mengikuti langkah berikut:

rute tol ganjil genap

rute tol ganjil genap

1. Pastikan GPS (The Global Positioning System) smartphone anda dalam kondisi aktif.
2. Masuk Google Maps, dan ketik lokasi tujuan anda sesuai tombol yang sudah ada, lalu tekan tombol OK.
3. Ada tampilan rute yang harus dilalui. Selanjutnya, klik pada tulisan “Menghindari jalan khusus plat nomor ganjil/genap”.
4. Kemudian muncullah Opsi. Pilihlah yang sesuai dengan plat nomor kendaraan anda. Apakah plat nomor genap atau ganjil. Penentuan pelat ganjil atau genapnya mengacu pada angka terakhir. Sebagai contoh, plat nomor B 3442 DTF berarti menunjukkan angka terakhir (2) plat tersebut memiliki plat nomor kendaraan genap. Begitupun sebaliknya dengan plat kendaraan ganjil.
5. Maka akan terlihat rute ganjil genap kemana yang akan anda lalui. Dalam peta nantinya akan ada keterangan rute ganjil genap tersebut apakah untuk kendaraan genap/ganjil saja.

Semoga tips di atas mampu membantu anda dalam mengantisipasi kemacetan di Jakarta dengan memilih rute jam ganjil genap yang telah diterapkan.

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More